Garudayaksa menang 3-1 atas PSS Sleman pada Minggu 1 November 2026 di Stadion Pakansari, Cibinong. Brian Rubio mencetak dua gol. Jayro Jean mencetak gol pada menit 18. Gustavo Tocantins memperkecil pada menit 71. Rubio menutup pada menit 76. Kevin Gomes menerima kartu merah pada menit 38, dan PSS menyelesaikan laga dengan sepuluh pemain. Garudayaksa naik ke 8 poin.

Sebelum tendangan pertama, Garudayaksa punya 5 poin dari tujuh laga: satu menang, dua imbang, empat kalah, gol 6-13, selisih -7. PSS punya 4 poin dari tujuh laga: satu menang, satu imbang, lima kalah, gol 7-10, selisih -3. PSS ada di peringkat 16, tempat zona bawah tabel ini dimulai. Satu malam di Pakansari mengisi laga kedelapan keduanya.
Dua gol, lalu sepuluh lawan sebelas
Rubio membuka. Menit gol pertamanya tidak dikunci, karena laporan final yang sama-sama menyebut dua golnya tidak sepakat pada angka pembuka. Yang dikunci adalah dua gol Rubio, gol Jean pada menit 18, dan keunggulan 2-0 saat turun minum. Gomes diusir pada menit 38. Sejak menit itu PSS bermain dengan sepuluh orang sampai peluit akhir.
Sepuluh orang itu justru mencetak gol. Tocantins menyundul pada menit 71 dan mengubah skor menjadi 2-1. Lima menit kemudian Rubio mencetak gol keduanya pada menit 76. Skor 3-1 bertahan sampai akhir. Tidak ada gol lagi.
Nama pelatih di pinggir lapangan tidak ditulis di laporan ini. Susunan pemain juga tidak dikunci sebagai fakta, karena rincian formasi tidak sepakat di lebih dari satu catatan yang sama. Yang ada di lapangan adalah 3-1, satu kartu merah, dan dua baris klasemen.
Delapan poin, peringkat 14
Garudayaksa menjadi main 8, menang 2, imbang 2, kalah 4, gol 9-14, selisih -5, poin 8. Tiga gol kandang menambah jumlah gol dari 6 menjadi 9. Satu gol PSS menambah kebobolan dari 13 menjadi 14. Selisih membaik dari -7 ke -5. Poin naik dari 5 ke 8.
Delapan poin menaruh mereka di peringkat 14, di bawah PSM yang tetap 9 dengan selisih -4, dan di atas PSIM yang tetap 5. PSIM dan Garudayaksa tidak lagi sama-sama 5. Jumlah gol tidak perlu memisahkan keduanya, karena poinnya sudah berbeda. PSS yang kalah tetap 4 poin dan tetap di peringkat 16.
Arema, Borneo, dan PSM tetap 9. Urutan kelompok sembilan tidak berubah karena Garudayaksa tidak menyentuh angka 9. Yang berubah adalah jarak Garudayaksa ke PSM, dari empat angka menjadi satu. Satu hasil imbang pada laga berikut bisa menyamai 9, lalu selisih yang menentukan. Hari ini selisih PSM -4 dan selisih Garudayaksa -5.
PSS tetap empat
PSS menjadi main 8, menang 1, imbang 1, kalah 6, gol 8-13, selisih -5, poin 4. Satu gol tandang menambah jumlah gol dari 7 menjadi 8. Tiga gol yang kebobolan menambah kebobolan dari 10 menjadi 13. Selisih turun dari -3 ke -5. Poin tidak bertambah. Enam kekalahan dari delapan laga, dan satu di antaranya diselesaikan dengan sepuluh pemain.
Empat poin menahan mereka di zona yang dimulai pada peringkat 16. Isenmulang tetap 3. Persijap tetap 2. PSIM yang 5 berada satu peringkat di luar zona itu. Kekalahan 1-3 tidak menurunkan PSS di bawah Isenmulang, karena 4 tetap lebih banyak dari 3. Yang memburuk adalah selisih, dari -3 menjadi -5, sama dengan selisih Garudayaksa yang baru naik ke 8.
Sepuluh pemain sejak menit 38 berarti lebih dari lima puluh menit dimainkan tanpa Gomes. Gol Tocantins pada menit 71 menunjukkan serangan yang masih ada. Gol Rubio pada menit 76 menunjukkan pertahanan yang sudah ketinggalan dua, lalu tiga. Kartu merah tidak mengubah poin PSS. Yang mengubah poin adalah kekalahan.
Pekan yang belum dimulai
Jumat 6 November, PSIM menjamu Dewa United pukul 15.30 WIB dan Madura United menjamu Arema pukul 19.00 WIB. Sabtu, Borneo menjamu PSM pukul 15.30, lalu Persita menjamu Isenmulang, Persijap menjamu Garudayaksa, dan Persija menjamu Persebaya, ketiganya pukul 19.00. Minggu, PSS menjamu Bhayangkara pukul 15.30 dan Java United menjamu Persib pukul 19.00. Tidak ada skor untuk laga-laga itu.
Persija tetap 18. Dewa tetap 17. Bali, Persib, dan Madura tetap 16, terpisah oleh selisih. Persita tetap 15 dari tujuh laga. Malam di Pakansari tidak menggeser enam baris teratas. Yang bergeser adalah baris 14 dan kualitas baris 16.
Sabtu sudah mengunci empat hasil yang menaruh enam baris teratas pada tempatnya sekarang. Dewa menang 2-1 atas Persija, Bali menang 3-1 atas Arema, Madura menang 1-0 atas PSM, dan Persita menang 5-1 atas Persik. Minggu siang mengunci Persib 4-0 atas Isenmulang dan PSIM 2-1 atas Borneo. Malam hanya menambah satu hasil, 3-1, dan hasil itu tidak menggeser Persija, Dewa, Bali, Persib, Madura, atau Persita.
Persijap yang menjamu Garudayaksa pada Sabtu pukul 19.00 membawa 2 poin dan selisih -12. Garudayaksa datang ke Jepara dengan 8 poin. Tiga angka dari kemenangan tandang akan membuat 2 menjadi 5 dan menyamai PSIM. Tiga angka dari kemenangan kandang akan membuat 8 menjadi 11 dan menyamai Bhayangkara. Hasil imbang membuat Garudayaksa 9 dan Persijap 3. Tidak ada skor. Hitungan itu hanya menunjukkan apa yang dipertaruhkan, bukan menebak pemenang.
PSS yang menjamu Bhayangkara pada Minggu pukul 15.30 membawa 4 poin ke Maguwoharjo. Bhayangkara membawa 11. Kemenangan PSS mengangkat 4 menjadi 7. Kemenangan Bhayangkara membuat 11 menjadi 14 dan melewati Persebaya yang 13. Laga itu belum dimulai. Sepuluh pemain semalam tidak otomatis menjadi susunan Minggu.
Rubio dua gol, Jean menit 18, Tocantins menit 71, Rubio lagi menit 76. Skor 3-1. Garudayaksa 8. PSS 4. Angka lengkap ada di klasemen BRI Super League.
