Hasil Serie A Fiorentina Vs Como 1-3: Gol Debut Liberali, Fabregas Bawa Tiga Poin

Stadio Artemio Franchi
Bagian luar Stadio Artemio Franchi di Firenze, venue Fiorentina versus Como.

Indonesian Premier League — Como 1907 mengalahkan Fiorentina 3-1 di Stadio Artemio Franchi, Minggu (18/10/2026). Mattia Liberali membuka skor menit ke-32 pada debut resmi Serie A-nya. Nico Paz menyundul gol menit ke-36 dari umpan Alex Valle. Marin Pongracic memperkecil ketertinggalan menit ke-42. Tasos Douvikas menutup skor menit ke-56, gol kelimanya musim ini.

Cesc Fabregas mendapatkan tiga poin tandang dan memutus rentetan tanpa kemenangan. Como selanjutnya menjamu Manchester United pada matchday ketiga Liga Champions, Rabu 21 Oktober, di Stadio Giuseppe Sinigaglia. Laga itu membuat hasil di Franchi terasa ganda: poin liga plus kepercayaan diri sebelum menerima Setan Merah.

Liberali mencetak gol pertamanya di Serie A. Empat menit kemudian Paz menggandakan dengan sundulan. Fiorentina, yang dilatih Paolo Vanoli, menjawab lewat Pongracic sebelum istirahat. Di babak kedua Douvikas memastikan 3-1. Satu peluang Fiorentina yang lain dianulir VAR karena offside, dan Njie mengenai tiang.

Franchi dari Fiesole
Stadio Artemio Franchi dilihat dari kawasan Fiesole.

ANSA mencatat penonton 21.873 orang. Wasit Di Bello dari Brindisi. Willy Kambwala debut dari bangku pada menit ke-83, masuk menggantikan Mattia Liberali.

Susunan Como 4-2-3-1: Butez; Smolcic, Chalobah, Kempf, Valle; Da Cunha, Milla; Liberali, Paz, Caqueret; Douvikas. Fiorentina memakai David de Gea di gawang. Detail itu penting karena De Gea kebobolan tiga kali di kandang sendiri.

Klasemen sementara menempatkan Como di jalur yang lebih sehat daripada Fiorentina. Inter dan Lazio berada di puncak dengan 19 poin, sementara Milan memegang 15 poin setelah menang atas Atalanta. Como belum menyentuh angka itu, tetapi tiga poin di Firenze menjaga mereka di kelompok tengah atas.

Fabregas merotasi dengan sadar karena jadwal Eropa. Menang di liga sambil menyisakan tenaga untuk Manchester United adalah keseimbangan yang sulit. Kekalahan dari Feyenoord di Eropa membuat tiga poin ini terasa sebagai jawaban, bukan sekadar hiburan.

Stadio Artemio Franchi dari jauh
Stadio Artemio Franchi dilihat dari kejauhan, dengan menara beton dan papan Toyota. Foto ini menunjukkan stadion, bukan momen gol pada 18 Oktober 2026.

Bagi Vanoli, kebobolan tiga gol di kandang menambah tekanan. Pongracic sudah mencetak gol, tetapi pertahanan secara keseluruhan masih mudah ditembus umpan silang Valle dan pergerakan Paz. Debut Liberali menunjukkan Como punya solusi di luar nama yang sudah dikenal.

Pekan Serie A yang sama juga menyisakan Torino menang 3-0 di Parma dan Monza menang 4-0 atas Cagliari. Di Jerman, Gladbach masih mencari poin pertama. Perbandingan itu mengingatkan bahwa start buruk bisa berlangsung lebih lama daripada yang diharapkan pendukung.

Jadwal Rabu di Sinigaglia akan dibaca bersama hasil ini. Jika Como mengulang ketajaman Paz dan Douvikas, Manchester United yang baru ditahan Leeds akan mendapat ujian lain. Jika rotasi terlalu banyak, keuntungan psikologis dari Franchi bisa hilang.

Kesimpulan: Fiorentina 1-3 Como. Liberali, Paz, Douvikas untuk tamu. Pongracic untuk tuan rumah. Fabregas membawa tiga poin dan debut Kambwala sebelum menjamu Manchester United.

Franchi malam itu bukan malam yang baik bagi De Gea maupun Vanoli. Sebaliknya, malam itu menegaskan bahwa skuad Fabregas mampu mencetak gol dari beberapa sumber, bukan hanya satu penyerang.

Situs resmi Como memasang menit yang dipakai laporan ini: Liberali 32, Nico Paz 36, Marin Pongracic 42, Tasos Douvikas 56. ANSA mencatat penonton 21.873 dan penerimaan 630.906 euro, wasit Marco Di Bello dari Brindisi, tambahan waktu tiga menit lalu empat menit, serta sepak pojok 11 berbanding 4 untuk Fiorentina. Kartu kuning diberikan kepada Alex Valle, Nico Paz, Ramon, dan Cher Ndour.

Chalobah starter, tetapi keluar menit ke-14 digantikan Ramon. Valle diganti Kaiki saat turun minum. Nico Paz diganti Perrone pada menit ke-61. Mattia Liberali diganti Willy Kambwala pada menit ke-83. Debut Kambwala terjadi dari bangku, bukan dari starting XI. Starting Como tetap Butez, Smolcic, Chalobah, Kempf, Valle, Da Cunha, Milla, Liberali, Paz, Caqueret, dan Douvikas.

Corriere dello Sport menempatkan Fiorentina di juru kunci kedua dengan empat poin dari tujuh laga, satu angka di atas Venezia, dan menulis puasa kemenangan kandang sudah enam bulan. Eurosport menempatkan Como di peringkat empat setelah tiga poin di Franchi. Corriere menambah bahwa Como berjarak lima poin dari puncak dan terakhir menang liga saat mengalahkan Parma pada 14 September. Eurosport juga menulis Como mengalahkan Fiorentina untuk musim ketiga beruntun di kota itu.

Corriere menggambarkan gol Douvikas sebagai serangan balik: Da Cunha merebut bola, Nico Paz membawa, lalu Douvikas menyelesaikan melewati David de Gea. Pongracic sempat dianggap menyamakan di akhir babak pertama, tetapi gol itu dianulir offside setelah tinjauan VAR. Sundulan Njie mengenai tiang pada babak kedua. Laga berikutnya yang sudah dikunci klub adalah Rabu 21 Oktober, Manchester United di Stadio Giuseppe Sinigaglia, matchday ketiga Liga Champions.

Fiorentina menurut laporan Como turun 4-2-3-1: David de Gea, Alex Jimenez, Radu Dragusin, Marin Pongracic, Viery, Cher Ndour, Nicolo Fagioli, Franco Mastantuono, Pedro Goncalves, Alieu Njie, dan Pellegrino. Paolo Vanoli memasukkan Gnonto dan Valdepenas pada menit ke-64, lalu Dodo dan Brescianini pada menit ke-69. Pergantian itu tidak menghasilkan gol. De Gea kebobolan tiga kali, termasuk gol debut Mattia Liberali dan sundulan Nico Paz. Como membawa tiga poin tandang sebelum menerima Manchester United di Sinigaglia. Hasil 1-3 tidak mengubah urutan puncak, karena Inter dan Lazio masih mengumpulkan 19 poin. Fiorentina tetap di kelompok bawah dengan empat poin, sementara Como naik ke kelompok empat besar menurut Eurosport.

Scroll to Top