Indonesian Premier League — Bayern Munchen dan Arsenal imbang 2-2 pada matchday ketiga Liga Champions, Kamis dini hari WIB, di Allianz Arena. Eberechi Eze dan Declan Rice mencetak gol Arsenal. Alphonso Davies dan Harry Kane, lewat penalti, menjawab untuk tuan rumah. Satu poin membuat Arsenal tetap di zona lolos langsung. Bayern tertahan di urutan ke-14.
Arsenal unggul lebih dulu pada menit ke-25. Martin Odegaard mengirim umpan terobosan, Eze menyelesaikan peluang itu. Eze masuk sebagai pengganti Bukayo Saka. Flashscore mencatat Saka keluar karena dugaan cedera hamstring, sebelum Eze mencetak gol. Keunggulan itu tidak bertahan sampai istirahat. Pada menit ke-35 Kane mengumpan Davies, dan bek kiri Bayern menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Babak kedua berbalik lewat titik penalti. Wasit menilai Jurrien Timber melakukan handball. Kane mengeksekusi pada menit ke-61 dan membuat skor 2-1. UEFA menulis gol itu sebagai gol ke-58 Kane di Liga Champions, sekaligus gol pada laga kesepuluh berturut-turut di kompetisi ini. Arsenal masih punya jawaban. Delapan menit sebelum waktu normal habis, Rice melepaskan tembakan ke sudut bawah. Skor kembali 2-2 dan tidak berubah sampai peluit akhir. UEFA memilih Kane sebagai pemain terbaik laga.

Hasil ini masuk ke klasemen fase liga yang sudah memuat tiga laga untuk kedua tim. Arsenal punya tujuh poin dari dua menang dan satu seri, dengan enam gol dan dua kebobolan, selisih +4. Mereka berada di urutan ketujuh, satu tingkat di bawah Stuttgart yang juga tujuh poin tetapi selisih golnya +5. Bayern punya lima poin dari satu menang dan dua seri, gol 10-5, selisih +5, dan duduk di urutan ke-14. Delapan besar lolos langsung ke 16 besar. Bayern masih di luar jalur itu.
Lima tim di atas mereka masih sempurna: PSG, Aston Villa, Liverpool, Real Madrid, dan Real Betis, masing-masing sembilan poin. PSG mengalahkan Barcelona 4-2 pada matchday yang sama, laga yang sudah dilaporkan di catatan Parc des Princes. Liverpool menang 4-3 atas Villarreal. Villa, Madrid, dan Betis baru menuntaskan tiga kemenangan pada sesi Rabu malam. Tabel lengkapnya ada di halaman klasemen Liga Champions.

Bagi Arsenal, seri di kandang juara Jerman berkali-kali ini menjaga mereka di tujuh besar. Mereka tidak menang, tetapi juga tidak memberi Bayern tiga poin. Rice yang mencetak gol penyama adalah gelandang, bukan penyerang tengah. Eze, yang baru masuk karena Saka diturunkan, sudah memberi keunggulan pada babak pertama. Dua pencetak gol itu datang dari lini yang berbeda, sehingga satu absen di depan tidak mematikan serangan.
Kane tetap menjadi soal terpisah bagi Arsenal. Ia tidak hanya mencetak penalti. Umpannya juga menghasilkan gol Davies. Flashscore menyebut 45 keterlibatan gol Kane di Liga Champions sejak bergabung dengan Bayern, angka yang mereka tulis sebagai yang terbanyak pada rentang itu. Angka karier 58 gol yang dicatat UEFA adalah hitungan yang berbeda: total gol, bukan keterlibatan. Keduanya merujuk pada pemain yang sama, tetapi tidak boleh ditukar.

Jadwal berikut sudah terbit di situs UEFA. Atletico Madrid menjamu Bayern pada 4 November pukul 03.00 WIB. Slavia Praha menjamu Arsenal pada 5 November, juga pukul 03.00 WIB. Dua laga itu adalah matchday keempat. Arsenal yang membawa tujuh poin punya ruang untuk tetap di delapan besar jika mengambil hasil. Bayern yang membawa lima poin butuh kemenangan di Madrid supaya jarak ke jalur langsung tidak melebar.
Di Bundesliga, Bayern masih berada di puncak bersama Dortmund pada 14 poin dari enam laga, dengan 22 gol dan lima kebobolan. Angka domestik itu tidak berubah pada pekan ini karena tidak ada jadwal Bundesliga antara 19 Oktober dan akhir pekan 24 Oktober. Seri di Allianz Arena hanya menggeser kolom Eropa. Pembaca yang membandingkan dua kompetisi perlu memisahkan lima poin Liga Champions dari 14 poin liga Jerman.
Arsenal di Premier League berada di urutan kedua, 18 poin dari tujuh laga, enam menang dan satu kalah, di bawah Manchester City yang masih sempurna dengan 21 poin. Laga domestik mereka berikutnya adalah menjamu Everton pada 24 Oktober pukul 21.00 WIB. Seri di Munchen tidak menambah atau mengurangi 18 poin itu. Yang berubah adalah catatan bersih mereka di fase liga: dari empat gol tanpa kebobolan dalam dua laga, menjadi enam gol dan dua kebobolan dalam tiga laga.
Satu catatan taktik yang bisa dicek dari jalannya gol, tanpa perlu menebak susunan di luar laporan. Arsenal unggul lewat umpan gelandang ke pemain yang baru masuk. Bayern menyamakan lewat umpan penyerang ke bek. Penalti datang dari handball bek Arsenal, lalu gol penyama datang dari gelandang yang menembak ke sudut. Empat gol, empat peran yang berbeda. Tidak ada satu lini yang mengunci laga sendirian.
Hitungan sebelum dan sesudah laga membantu membaca satu poin ini. Arsenal datang dengan enam poin dari dua kemenangan, empat gol tanpa kebobolan. Mereka pulang dengan tujuh poin, enam gol, dua kebobolan. Bayern datang dengan empat poin dari satu menang dan satu seri, delapan gol dan tiga kebobolan. Mereka pulang dengan lima poin, sepuluh gol dan lima kebobolan. Dua gol masing-masing pada malam ini tidak mengubah pemenang, tetapi mengubah selisih. Arsenal yang tadinya +4 dari dua laga tetap +4 dari tiga laga. Bayern yang tadinya +5 tetap +5, hanya dari jumlah gol yang lebih besar.
Posisi ketujuh Arsenal berarti mereka masih di jalur lolos langsung, yaitu delapan besar. Posisi ke-14 Bayern berarti mereka berada di jalur playoff, peringkat 9 sampai 24, bukan di jalur tersingkir. Jaraknya empat poin ke Villa yang kedua dengan sembilan poin, dan satu poin ke Dortmund yang ke-13 dengan enam poin. Dua matchday berikutnya, 4 dan 5 November, adalah kesempatan pertama untuk menggeser jarak itu. Sampai pertandingan itu dimainkan, tujuh dan lima adalah angka yang sudah final untuk matchday ketiga.
Untuk pembaca yang ingin melihat laga lain pada malam yang sama, Real Madrid menang 4-1 atas RB Leipzig, Como menang 4-1 atas Manchester United, dan Aston Villa menang 3-1 atas Viking. Keempat hasil itu, bersama seri di Munchen, yang mengisi ulang papan atas. Tulisan ini berhenti pada Allianz Arena: 2-2, Kane mencetak dan mengumpan, Rice yang menutup skor.
