Hasil La Liga Barcelona Vs Real Madrid 1-2: Dua Gol Mbappe

Real Madrid mengalahkan Barcelona 2-1 di Camp Nou pada Minggu 25 Oktober 2026. Kylian Mbappe mencetak dua gol, menit ke-41 dan menit ke-87. Raphinha menyamakan untuk Barcelona pada babak kedua. Menit gol Raphinha tidak ada di laporan AP yang dipakai, jadi tidak diisi.

Camp Nou, 2005
Camp Nou, 2005. Foto Mutari, domain publik. Madrid menang 1-2 di sini pada 26 Oktober 2026. Stadion sudah berubah. Bukan cuplikan gol.

Mbappe 41 dan 87

Kick-off pukul 21.00 waktu Spanyol, atau 02.00 WIB Senin. Eropa masih UTC+2 pada malam itu. AP menulis Mbappe mencetak gol pada tiap babak. Gol pertama disebut pantulan yang menguntungkan pada menit ke-41. Gol kemenangan pada menit ke-87, setelah Raphinha menyamakan. Flashscore menulis gol kedua itu adalah gol ke-100 Mbappe untuk Madrid. Penguasaan bola Madrid 38 persen. Tembakan 10 berbanding 18 untuk Barcelona. Kedua angka itu dari ringkasan Flashscore, bukan dari AP.

AP menulis hasil ini mengakhiri upaya Barcelona menjadi tim pertama yang menang pada sepuluh laga pembuka La Liga. Barcelona sudah menyamai catatan Real Madrid 1968-69, sembilan kemenangan dari sembilan laga. Kekalahan pertama liga musim ini datang di kandang sendiri, dari tim yang sebelum laga berada di urutan ketiga.

Madrid tetap ketiga, tetapi selisih ke puncak menyusut menjadi tiga angka. Atletico tetap kedua, dua angka di belakang Barcelona. AP menulis kedua kalimat posisi itu. Tabel situs mengurutkan poin lalu selisih gol. Barcelona 27, Atletico 25, Madrid 24. Head-to-head resmi La Liga tidak dicek untuk kelompok yang tidak seri poin, jadi urutan tiga besar ini mengikuti poin.

27 poin Barcelona, 24 Madrid

Sebelum Clasico Barcelona sembilan laga, sembilan menang, gol 39-9, selisih plus 30, 27 poin. Kekalahan membuat mereka sepuluh laga, sembilan menang, satu kalah, gol 40-11, selisih plus 29, tetap 27 poin. Madrid sebelumnya sembilan laga, tujuh menang, dua kalah, gol 23-9, 21 poin. Kemenangan membuat mereka sepuluh laga, delapan menang, dua kalah, gol 25-10, selisih plus 15, 24 poin.

Tiga laga La Liga lain pada Minggu juga final, menurut Soccerbase. Athletic Club menang 4-0 atas Getafe. Celta Vigo imbang 0-0 dengan Real Betis. Real Sociedad menang 2-1 atas Levante. Pencetak gol tiga laga itu tidak ada di ringkasan yang dipakai, jadi tidak disebut. Angkanya tetap masuk tabel karena skor akhirnya sepakat di daftar hasil.

Athletic naik dari 9 poin menjadi 12, selisih dari minus 1 menjadi plus 3, sekarang di kelompok 12 poin. Getafe tetap 9 poin, kebobolan bertambah empat, selisih minus 10. Celta dan Betis masing-masing menambah satu poin. Betis menjadi 20 dari sepuluh laga. Sociedad menjadi 19. Alaves tetap 12 dengan selisih plus 3 dan lebih banyak gol daripada Athletic dan Celta, jadi tertulis di atas keduanya pada urutan situs. Villarreal tetap 12 dengan selisih plus 1, di bawah tiga tim yang selisihnya plus 3.

Sevilla, Deportivo, Osasuna, Racing, Elche, Rayo, Espanyol, Valencia, dan Malaga tidak bermain pada Minggu malam. Baris mereka tidak berubah. Levante kalah, menjadi sepuluh laga, 10 poin, selisih minus 3, sejajar angka dengan Elche tetapi di atasnya karena lebih banyak mencetak gol.

Yang tidak masuk tabel Eropa

Clasico adalah laga liga, bukan Liga Champions. Poin fase liga Barcelona dan Madrid di Eropa tidak bertambah. Cuplikan tabel Champions di situs tetap seperti setelah matchday 3. Mbappe yang disebut di laporan liga tidak otomatis mengubah baris Madrid di Eropa.

Tiga laga lain pada hari yang sama mengubah papan tengah. Betis, yang imbang tanpa gol di markas Celta, naik dari 19 menjadi 20 poin dan tetap di atas Sociedad. Sociedad, yang menang 2-1 atas Levante, naik dari 16 menjadi 19 dan tetap kelima. Sevilla tidak bermain dan tetap 14, sekarang enam angka di bawah Sociedad. Jarak itu baru relevan karena Sociedad menambah tiga angka pada Minggu, bukan karena Sevilla kalah.

Athletic, yang sebelumnya 9 poin dari delapan laga dan belum memainkan pertandingan sebanyak pesaingnya, menang 4-0 dan masuk kelompok 12 poin dari sembilan laga. Alaves sudah 12 dari sepuluh. Celta menjadi 12 dari sepuluh lewat seri di kandang. Villarreal sudah 12 dari sepuluh sebelum Minggu dan tidak disebut di daftar hasil Soccerbase hari itu, jadi barisnya tidak berubah. Empat tim 12 poin diurutkan selisih gol, lalu jumlah gol. Alaves plus 3 dengan 14 gol, Athletic plus 3 dengan 12 gol, Celta plus 3 dengan 10 gol, Villarreal plus 1.

Getafe kebobolan empat dan tetap 9 poin, tetapi selisihnya jatuh ke minus 10. Rayo, yang tidak bermain, tetap 9 dengan selisih minus 8, jadi sekarang di atas Getafe. Osasuna, Racing, dan Deportivo tetap 11 poin. Tidak ada di antara mereka yang main pada malam Clasico.

Betis imbang 0-0 di Celta dan naik ke 20 poin. Sociedad menang 2-1 atas Levante dan naik ke 19. Sevilla tidak bermain, tetap 14. Athletic menang 4-0 dan masuk kelompok 12 poin dari sembilan laga. Alaves sudah 12 dari sepuluh dengan 14 gol. Celta menjadi 12 dengan 10 gol. Villarreal tetap 12 dengan selisih plus 1. Urutan situs di angka 12 adalah Alaves, Athletic, Celta, lalu Villarreal. Getafe tetap 9, selisih jatuh ke minus 10, di bawah Rayo yang minus 8 dan tidak bermain. Levante menjadi 10, sejajar Elche, di atasnya karena lebih banyak gol.

Clasico tidak mengubah Atletico. Mereka tetap 25 dari sepuluh laga, kedua, dua angka di belakang Barcelona dan satu angka di atas Madrid. Tiga angka yang disebut AP sebagai jarak Madrid ke puncak adalah 27 dikurangi 24. Head-to-head tidak diperlukan untuk memisahkan 27, 25, dan 24.

Foto Mbappe atau Raphinha berseragam klub pada 25 Oktober tidak dipasang. Berkas yang boleh diunggah ulang untuk laga ini tidak ada. Foto timnas Prancis atau Brasil tidak dipakai. Gambar di artikel ini adalah bagian dalam Camp Nou pada 2005. Stadion itu sudah berubah sejak foto diambil. Bukan cuplikan gol menit 41 atau 87.

Klasemen ada di halaman La Liga. Jadwal Clasico sudah keluar dari daftar karena laga selesai. Sumber skor adalah AP dan Flashscore. Soccerbase dipakai untuk tiga skor La Liga lain pada hari yang sama. Tidak ada di antara AP dan Flashscore yang menulis skor Clasico selain 1-2.

Wasit, penonton, dan kartu tidak ada di paragraf AP yang dipakai, jadi tidak diisi. Susunan juga tidak disalin. Menulis nama pemain yang tidak tercatat di laporan akan menambah fakta yang tidak ada sumbernya. Yang dikunci adalah dua menit Mbappe, gol Raphinha tanpa menit, dan posisi 27, 25, serta 24.

Flashscore menggambarkan pilihan Madrid yang menyerahkan penguasaan bola sebagai pendekatan yang tetap efektif karena peluang yang ada diselesaikan Mbappe. Itu bacaan pertandingan, bukan taktik yang diklaim Jose Mourinho di artikel ini. Nama pelatih Madrid tidak diambil dari kalimat opini itu.

Scroll to Top