Hasil BRI Super League Persija Vs Persik 2-1: Gol Kolinger dan Ridho

Persija Jakarta menang 2-1 atas Persik Kediri di Jakarta International Stadium pada Senin, 26 Oktober 2026. Imanol Garcia membawa Persik unggul lebih dulu. Denis Kolinger menyamakan pada menit ke-64. Rizky Ridho membalikkan kedudukan. Persija mengumpulkan 18 poin dari tujuh laga dan tetap di puncak.

Jakarta International Stadium, 18 Juni 2024
Jakarta International Stadium, 18 Juni 2024. Foto Medelam, CC BY-SA 4.0. Persija menang 2-1 di sini pada 26 Oktober 2026. Bukan cuplikan gol.

Garcia unggul, Kolinger dan Ridho membalik

Detik menulis Garcia menyambut sepak pojok dari sayap kanan. Bola membentur tanah lebih dulu, lalu masuk ke sudut bawah. Radar Solo menaruh gol itu pada menit ke-10 dan menulis nama Imanol Garcia Lugea. Detik hanya mengunci bahwa gol datang pada 10 menit pertama, jadi menit 10 mengikuti Radar, bukan kalimat Detik.

CNN Indonesia menulis babak pertama berakhir 0-1. Persija masih mencari pola, sementara Persik menekan sejak awal. Gol penyama baru datang pada babak kedua.

Detik menulis Kolinger menyundul umpan Rayhan Hannan dari luar kotak pada menit ke-64. Husna Al Malik tidak menjangkau bola di dekat tiang. Soal gol Ridho, dua sumber tidak memberi menit yang sama. Detik menulis Ridho mencetak gol kedua dua menit sesudah Kolinger, dari umpan lambung Kolinger. Radar Solo menulis Ridho lima menit sesudah menit 64. Artikel ini tidak memilih 66 atau 69. Keduanya dibiarkan sebagai laporan yang berbeda.

CNN menulis Nade Argawinata menepis sepakan kaki kiri Daffa Salman pada menit ke-89. Menjelang akhir, Ivan Mamut membobol gawang pada menit ke-90+5 dari umpan Chang Hoon Kwon. Gol itu dianulir VAR karena Denis Kolinger melanggar Jose Enrique sebelum bola masuk. Tendangan bebas Persik sesudahnya membentur dinding pemain Persija. Skor akhir tetap 2-1.

Radar Solo menulis pertandingan disaksikan 15.872 penonton. Angka itu tidak muncul di ringkasan Detik dan CNN yang dipakai di sini, jadi disebut sebagai angka Radar.

18 poin, selisih empat dari Dewa

Sebelum laga ini Persija punya 15 poin dari enam pertandingan, lima menang dan satu kalah, gol 17-7. Kemenangan 2-1 membuat tujuh laga, enam menang, nol seri, satu kalah, gol 19-8, selisih plus 11, 18 poin. Persik yang sebelumnya 10 poin dari enam laga menjadi tujuh laga, tiga menang, satu seri, tiga kalah, gol 8-6, selisih plus 2, tetap 10 poin.

Dewa United tidak bermain pada Senin dan tetap 14 poin dari tujuh laga. Jarak puncak ke tempat kedua adalah empat angka, sama dengan kalimat Detik pada Selasa pagi. Bali United, Persib, dan Madura United sama-sama 13. Persita 12 dari enam laga. Persebaya 12 dari tujuh laga. Urutan situs di angka 12 menaruh Persita di atas karena lebih banyak gol, 10 lawan 9, pada selisih yang sama plus 3. Head-to-head tidak dicek.

Bhayangkara naik ke 11 lewat hasil imbang 0-0. Persik 10. Arema dan PSM sama-sama 9, Arema di atas karena selisih plus 2 lawan minus 3. Java United 7. Borneo 6 dari lima laga dan masih akan menjamu, atau lebih tepatnya bertandang ke PSS, pada Selasa pukul 15.30. Garudayaksa 5. PSS 4 dari enam laga. Isenmulang 3. PSIM 2. Persijap 1.

Satu laporan Detik pada malam Senin sempat menulis Madura United 14 poin. Madura kalah 3-1 di Surabaya, jadi poin mereka tetap 13, bukan 14. Tabel Detik yang terbit Selasa, 27 Oktober, pukul 11.20 WIB, sudah menaruh Madura di 13. Artikel ini mengikuti hitungan 13.

Yang tidak berubah di luar Senin

Arema tetap 9 poin setelah 4-0 atas Dewa pada Minggu. Persita tetap 12 setelah imbang 1-1 dengan Bali. Dua hasil itu sudah masuk tabel sebelum Senin. Garudayaksa 1-2 Persib juga sudah final pada Minggu malam di Pakansari, menurut Kompas dan ANTARA, dan baru masuk baris ini pada pembaruan Selasa. Persib karena itu 13 poin, bukan 10.

Liga Champions dan Liga Europa tidak bertanding pada 26 Oktober. Poin Eropa Persija tidak ada di cuplikan situs, dan tidak ditambahkan. Gol Mamut yang dianulir tidak masuk kolom gol.

PSS Sleman menjamu Borneo pada Selasa, 27 Oktober, pukul 15.30 WIB. Sampai pukul 14.30 WIB laga itu belum dimulai, jadi skornya tidak ditulis. Kalau PSS menang, mereka menjadi 7 poin dari tujuh laga. Kalau Borneo menang, Borneo menjadi 9 dari enam laga. Itu hitungan yang menunggu peluit, bukan hasil.

18 poin dan empat angka

Dewa United 14 poin dari tujuh laga, gol 13-11, selisih plus 2. Bali 13, gol 18-6. Persib 13, gol 9-6. Madura 13, gol 12-10. Empat angka adalah 18 dikurangi 14. Lima angka adalah jarak Persija ke kelompok 13. Persita 12 dari enam laga masih bisa menyentuh 15 kalau menang pada laga yang belum masuk jadwal Selasa. Lawan laga itu tidak ditulis karena tidak ada di daftar Detik hari ini.

Bhayangkara 11, Persik 10, Arema 9, PSM 9, Java United 7, Borneo 6 dari lima laga, Garudayaksa 5, PSS 4, Isenmulang 3, PSIM 2, Persijap 1. Persik yang baru kalah tetap di atas Arema. Dua gol Persija dan satu gol Persik membuat selisih Persija dari plus 10 menjadi plus 11, dan selisih Persik dari plus 3 menjadi plus 2. Gol Mamut yang dianulir tidak masuk kolom 19.

Liga Champions tidak menambah baris Persija. Tidak ada laga Eropa pada 26 Oktober untuk klub Indonesia di cuplikan situs. Poin 18 adalah poin liga domestik saja.

Lima angka ke kelompok 13 poin dan empat angka ke Dewa sudah final untuk Selasa siang. Persik tetap 10, gol 8-6. Gol yang dianulir tidak membuat Persija 20-8. Penonton 15.872 tetap angka Radar, bukan angka yang dipakai untuk mengurutkan klasemen.

Persita 12 dari enam laga tetap yang paling dekat dari sisi jumlah pertandingan, bukan dari poin. Mereka butuh kemenangan untuk menyentuh 15, dan laga itu belum ada di jadwal Selasa. Persija yang sudah tujuh laga tidak menunggu siapa pun untuk disebut pemimpin pada pukul 14.30.

Foto dan sumber

Foto Kolinger, Ridho, atau Garcia berseragam klub pada 26 Oktober tidak dipasang. Berkas jersey klub yang lisensinya boleh diunggah ulang tidak ada untuk laga ini. Gambar di artikel ini adalah tampak luar Jakarta International Stadium pada 18 Juni 2024, karya Medelam, lisensi CC BY-SA 4.0. Bukan cuplikan gol menit 64 atau gol yang dianulir.

Sumber menit dan jalannya gol adalah Detik, CNN Indonesia, dan Radar Solo. Menit Ridho tidak disatukan. Penonton mengikuti Radar Solo. Klasemen mengikuti penambahan skor yang sudah final ke baris sebelumnya, lalu dicek terhadap tabel Detik pada 27 Oktober.

Susunan pemain lengkap tidak disalin. Detik dan CNN menyebut beberapa nama di sekitar gol, bukan sebelas pemain dari menit pertama sampai akhir. Nama yang tidak tertulis di bagian itu tidak ditambahkan.

Scroll to Top