Persebaya Surabaya menang 3-1 atas Madura United di Gelora Bung Tomo pada Senin, 26 Oktober 2026. Miguel Pereira membuka skor pada menit ke-22. Madura menyamakan lewat Gali Freitas. Yuran Fernandes dan Yann Mabella mengunci kemenangan pada masa tambahan waktu. Persebaya naik ke 12 poin.

Pereira 22, lalu dua gol di akhir
Bola.com dan Radar Solo sepakat Pereira mencetak gol pada menit ke-22. Soal umpan, dua laporan tidak sama. Detik menulis Francisco Rivera yang mengumpan, lalu Pereira menembak dari sisi kiri kotak. Bola.com menulis assist Gledson Paixao. Artikel ini tidak menggabungkan dua nama itu menjadi satu umpan.
Madura bermain dengan sepuluh pemain. Detik menulis kartu merah Paulo Sitanggang pada menit ke-62 karena tekel keras. Bola.com menaruh kartu yang sama pada menit ke-64. Menit kartu tidak disatukan.
Gol penyama Madura juga punya dua menit. Bola.com menulis Gali Freitas pada menit ke-70. Radar Solo menulis Paulo Domingos Gali da Costa Freitas pada menit ke-69. Detik menyebut Freitas Gali tanpa menit yang lebih rapat di ringkasan yang dipakai. Nama lengkap mengikuti Radar. Menit 69 dan 70 dibiarkan berdampingan.
Dua gol penutup juga tidak dikunci ke satu linimasa. Bola.com menulis penalti Yuran Fernandes pada menit 90+1 dan Yann Mabella pada menit 90+6 lewat sepakan melengkung. Radar Solo menulis Yann Kevin Mabella dan penalti Yuran Fernandes Rocha Lopes pada menit ke-90, tanpa memisahkan keduanya. Detik menulis Yan Mabella. Ejaan yang dipakai di judul mengikuti Bola.com, Yann Mabella, dan perbedaan ejaan disebut di sini.
Radar Solo menulis 10.364 penonton. Angka itu tidak ada di ringkasan Bola.com yang dipakai, jadi tetap angka Radar.
Madura tetap 13, selisihnya menyusut
Madura masuk laga dengan 13 poin dari enam pertandingan, gol 11-7, selisih plus 4. Kekalahan 3-1 membuat tujuh laga, empat menang, satu seri, dua kalah, gol 12-10, selisih plus 2, poin tetap 13. Mereka tidak turun angka. Mereka turun baris karena Persib, yang menang 2-1 di Pakansari pada Minggu, punya selisih plus 3.
Persebaya sebelumnya 9 poin dari enam laga, gol 6-5. Kemenangan membuat tujuh laga, tiga menang, tiga seri, satu kalah, gol 9-6, selisih plus 3, 12 poin. Persita juga 12, dari enam laga, gol 10-7, selisih plus 3. Pada urutan situs Persita di atas Persebaya karena lebih banyak gol. Jumlah laga Persita lebih sedikit. Head-to-head tidak dicek, jadi tempat keenam dan ketujuh ini adalah urutan selisih lalu gol, bukan keputusan resmi liga.
Persija 18 dari tujuh laga setelah menang 2-1 atas Persik. Dewa United 14 dan tidak bermain Senin. Bali United 13, selisih plus 12, di atas Persib dan Madura. Tiga tim 13 poin itu berurutan Bali, Persib, Madura.
Bhayangkara imbang 0-0 dan menjadi 11 poin. Persik kalah dan tetap 10. Arema 9, selisih plus 2. PSM imbang dan menjadi 9, selisih minus 3, jadi di bawah Arema. Java United 7. Borneo 6 dari lima laga. Garudayaksa 5. PSS 4 dari enam laga. Isenmulang 3. PSIM 2. Persijap 1.
Derbi yang tidak mengubah puncak
Empat angka masih memisahkan Persija dan Dewa. Kemenangan Persebaya tidak menyentuh tempat pertama atau kedua. Yang bergeser adalah baris 12 poin dan baris Madura di dalam kelompok 13. Detik pada Selasa menulis Persebaya ketujuh dengan 12 poin. Urutan itu sama dengan tabel situs.
Satu kalimat Detik pada malam Senin menulis Persebaya bermain imbang 3-1. Skor 3-1 dengan tiga pencetak gol tuan rumah bukan hasil imbang. Kalimat lain di laporan yang sama, dan laporan Bola.com serta Radar, menulis kemenangan. Artikel ini mengikuti 3-1 untuk Persebaya.
Laga BRI yang belum masuk tabel pada Selasa siang hanya PSS Sleman lawan Borneo, pukul 15.30 WIB. Persebaya tidak bermain lagi pada Selasa. Poin 12 mereka final untuk hari ini.
12 poin di antara 13 dan 11
Persija 18 dari tujuh laga, gol 19-8. Dewa 14 dari tujuh, gol 13-11. Bali 13, gol 18-6. Persib 13, gol 9-6. Madura 13, gol 12-10. Di bawah Persebaya yang 12 ada Bhayangkara 11, gol 9-6, belum kalah dalam tujuh laga. Persik 10, gol 8-6. Arema 9, gol 11-9. PSM 9, gol 6-9. Satu angka memisahkan Persebaya dari Bhayangkara. Satu angka memisahkan mereka dari Madura. Lima angka memisahkan mereka dari Persija.
Java United 7, Borneo 6 dari lima laga, Garudayaksa 5, PSS 4 dari enam laga, Isenmulang 3, PSIM 2, Persijap 1. Bagian bawah itu tidak berubah karena 3-1 di Surabaya. Yang berubah adalah Madura, dari selisih plus 4 menjadi plus 2, dan Persebaya, dari 9 poin menjadi 12.
Persita yang 12 dari enam laga masih bisa menambah angka pada pekan berikut tanpa Persebaya bermain pada Selasa. Karena lawan Persita berikutnya tidak ada di daftar Detik untuk hari ini, nama lawan itu tidak ditulis. Yang dikunci hanya bahwa Persita belum memainkan laga ketujuh, sementara Persebaya sudah.
Satu angka ke Madura dan lima angka ke Persija adalah jarak yang sudah final untuk Selasa siang. Persebaya tidak punya kick-off lagi pada 27 Oktober. Poin 12, gol 9-6, dan tempat di bawah Persita mengikuti selisih yang sama lalu jumlah gol. Head-to-head dengan Persita tidak dicek.
Bhayangkara 11, Persik 10, Arema 9, PSM 9. Persebaya yang 12 berada di antara kelompok 13 dan kelompok 11. Satu kemenangan 3-1 tidak membuat mereka melewati Madura, karena Madura tetap 13. Selisih Persebaya plus 3 sekarang sama dengan Persita, dan gol mereka 9, satu di bawah gol Persita yang 10. Tempat ketujuh pada tabel Detik cocok dengan urutan itu.
Pereira menit 22 adalah satu-satunya menit gol yang sama di Bola.com dan Radar. Assist, kartu Sitanggang, menit Freitas, serta dua gol akhir tetap beda antar laporan dan tidak dirata-rata. Skor 3-1 cukup untuk membuat Persebaya 12 poin dan Madura tetap 13 dengan selisih plus 2. Penonton 10.364 tetap angka Radar. Gelora Bung Tomo adalah tempatnya. Foto 2023 bukan cuplikan gol.
Foto dan sumber
Foto Pereira, Mabella, atau Freitas berseragam klub pada 26 Oktober tidak dipasang. Gambar di artikel ini adalah Gelora Bung Tomo pada 13 November 2023, saat Piala Dunia U-17, karya Flix11, lisensi CC BY-SA 4.0. Laga 3-1 dimainkan di stadion ini. Foto itu bukan cuplikan gol menit 22 atau masa tambahan waktu.
Sumbernya Detik, Bola.com, dan Radar Solo. Assist Pereira, menit kartu Sitanggang, menit Freitas, dan menit dua gol akhir tidak digabung. Penonton mengikuti Radar. Klasemen mengikuti penambahan 3-1 ke baris sebelum Senin, lalu dicek ke tabel Detik 27 Oktober.
Susunan lengkap tidak disalin. Nama yang muncul hanya nama di sekitar gol dan kartu yang ditulis laporan itu. Tidak ada wasit di ringkasan yang dipakai, jadi nama wasit tidak diisi.
