Hasil BRI Super League Bhayangkara Vs PSM 0-0 di Lampung

Bhayangkara dan PSM bermain imbang 0-0 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, pada Senin, 26 Oktober 2026. Tidak ada gol. Bhayangkara menjadi 11 poin. PSM menjadi 9 poin dan tetap di bawah Arema pada selisih gol.

Stadion Kanjuruhan, 24 Februari 2023
Stadion Kanjuruhan, 24 Februari 2023. Foto AntaraTV, CC BY 3.0. Laga 0-0 dimainkan di Bandar Lampung, bukan di sini.

Nol gol, dua laporan yang sama

Bola.com menulis laga di Stadion Sumpah Pemuda berakhir 0-0. Radar Solo menulis stadion yang sama sebagai PKOR Sumpah Pemuda dan skor yang sama. Detik pada malam Senin juga menulis PSM imbang 0-0 saat bertandang ke Bhayangkara. Tiga sumber itu tidak menulis pencetak gol, karena tidak ada gol.

Radar Solo menulis 2.839 penonton. Angka itu tidak ada di ringkasan Bola.com yang dipakai, jadi tetap angka Radar. Wasit, kartu, dan peluang yang tidak tertulis di ketiga ringkasan itu tidak diisi. Menulis tembakan yang tidak ada di sumber sama dengan mengarang jalannya bola.

Bola.com menulis kedua tim saling menyerang selama 90 menit dan tetap tanpa gol. Kalimat itu tidak diubah menjadi jumlah tembakan. Tidak ada angka expected goals di bagian yang dipakai.

11 poin dan 9 poin

Bhayangkara sebelumnya 10 poin dari enam laga, dua menang, empat seri, nol kalah, gol 9-6, selisih plus 3. Satu seri membuat tujuh laga, dua menang, lima seri, nol kalah, gol tetap 9-6, selisih plus 3, 11 poin. Mereka masih belum kalah di tujuh laga liga ini.

PSM sebelumnya 8 poin dari enam laga, dua menang, dua seri, dua kalah, gol 6-9, selisih minus 3. Seri membuat tujuh laga, dua menang, tiga seri, dua kalah, gol tetap 6-9, 9 poin. Arema juga 9 poin, dari tujuh laga, gol 11-9, selisih plus 2. Arema di atas PSM. Detik pada Selasa menaruh Arema kesepuluh dan PSM kesebelas. Urutan itu sama dengan selisih gol.

Persik, yang kalah 2-1 dari Persija, tetap 10 poin dan berada di antara Bhayangkara dan Arema. Delapan, sembilan, dan sepuluh pada tabel Selasa adalah Bhayangkara 11, Persik 10, Arema 9. Di atas Bhayangkara ada Persebaya 12 dan Persita 12. Di bawah PSM ada Java United 7, Borneo 6 dari lima laga, dan Garudayaksa 5.

Puncak tidak tersentuh hasil 0-0 ini. Persija 18 setelah menang atas Persik. Dewa United 14 dan tidak bermain. Tiga tim 13 poin tetap Bali, Persib, dan Madura. Satu poin yang diambil PSM tidak membuat mereka melewati Arema. Satu poin Bhayangkara membuat mereka melewati Persik, yang tidak menambah poin.

Pekan yang sudah hampir selesai

Pekan ketujuh BRI tinggal satu laga pada Selasa, 27 Oktober, pukul 15.30 WIB: PSS Sleman menjamu Borneo. PSS sekarang 4 poin dari enam laga. Borneo 6 dari lima. Hasil 0-0 di Lampung sudah final dan tidak menunggu laga itu.

Liga Champions tidak bertanding pada Senin. Tidak ada poin Eropa yang ditambahkan ke baris Bhayangkara atau PSM. Cuplikan Eropa di situs tetap seperti setelah matchday sebelumnya.

Detik menulis Bhayangkara kedelapan dengan 11 poin dan PSM ke-11 dengan 9 poin pada tabel Selasa. Hitungan dari baris sebelum Senin menghasilkan angka yang sama. Karena itu tabel situs digeser hanya pada dua baris ini, plus baris lain yang memang bermain pada Minggu dan Senin.

Delapan laga yang tidak menyentuh puncak

Persija tujuh laga, gol 19-8, 18 poin. Dewa United tujuh laga, gol 13-11, 14 poin. Bali tujuh laga, gol 18-6, 13 poin. Persib tujuh laga, gol 9-6, 13 poin. Madura tujuh laga, gol 12-10, 13 poin. Persita enam laga, gol 10-7, 12 poin. Persebaya tujuh laga, gol 9-6, 12 poin. Baris-baris itu selesai tanpa Bhayangkara menambah gol atau kebobolan. Jarak Bhayangkara ke Persita adalah satu angka, dengan Persita masih menyisakan satu laga lebih sedikit. Jarak ke Madura adalah dua angka. Jarak ke Persija adalah tujuh angka.

Di bawah PSM yang 9 poin ada Java United, tujuh laga, gol 8-8, 7 poin. Borneo lima laga, gol 6-8, 6 poin, dan masih bermain pukul 15.30 melawan PSS. Garudayaksa tujuh laga, gol 6-13, 5 poin. PSS enam laga, gol 6-8, 4 poin. Isenmulang 3, PSIM 2, Persijap 1. Tidak satu pun dari baris bawah itu berubah karena 0-0 di Lampung. Yang berubah hanya Bhayangkara, dari 10 menjadi 11, dan PSM, dari 8 menjadi 9.

Lima seri dari tujuh laga berarti Bhayangkara mengambil lebih banyak angka dari hasil imbang daripada dari menang. Dua kemenangan memberi 6 poin. Lima seri memberi 5 poin. Jumlahnya 11. PSM mengambil 6 poin dari dua menang dan 3 poin dari tiga seri. Jumlahnya 9. Selisih gol merekalah yang menaruh Arema, plus 2, di atas PSM, minus 3, bukan jumlah seri.

Java United, Borneo, Garudayaksa, PSS, Isenmulang, PSIM, dan Persijap tidak bermain di Lampung. Poin mereka 7, 6, 5, 4, 3, 2, dan 1. Bhayangkara yang 11 tetap delapan besar menurut tabel Detik. PSM yang 9 tetap di luar delapan besar itu, di bawah Arema. Dua fakta itu sudah cukup untuk menutup laga tanpa gol.

Dari atas, jarak Bhayangkara ke Persija tujuh angka, ke Dewa tiga angka, ke Bali dua angka, ke Persita satu angka. Dari bawah, Java United terpaut empat angka, Borneo lima, Garudayaksa enam. PSM yang satu grup pada sore yang sama terpaut dua angka dan berada di bawah Arema. Semua jarak itu sudah final karena 0-0 tidak menunggu laga lain. Hanya PSS dan Borneo yang masih bisa mengubah bagian bawah pada pukul 15.30, dan mereka tidak mengubah 11 poin Bhayangkara.

Laporan Bola.com, Radar Solo, dan Detik cukup untuk menutup 0-0 tanpa menambah tembakan, kartu, atau nama pemain. Penonton 2.839 tetap angka Radar. Stadionnya Sumpah Pemuda di Bandar Lampung. Bhayangkara 11 poin, lima seri, belum kalah. PSM 9 poin, di bawah Arema. Dua baris itu saja yang berubah karena laga ini. Puncak tetap Persija 18. Tempat kedua tetap Dewa 14. Kelompok 13 poin tidak tersentuh.

Foto dan sumber

Foto pemain Bhayangkara atau PSM pada 26 Oktober tidak dipasang. Gambar di artikel ini adalah Stadion Kanjuruhan pada 24 Februari 2023, karya AntaraTV, lisensi CC BY 3.0. Laga 0-0 dimainkan di Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, bukan di Kanjuruhan.

Sumber skor adalah Bola.com, Radar Solo, dan Detik. Penonton mengikuti Radar. Tidak ada menit gol karena skornya 0-0. Klasemen 11 dan 9 mengikuti penambahan satu seri ke masing-masing baris, lalu dicek ke tabel Detik 27 Oktober.

Nama pemain tidak ditambahkan dari memori laga lain. PSM yang baru menang dua laga beruntun, seperti kalimat Detik, tidak diubah menjadi daftar lawan. Lawan pada dua kemenangan itu tidak tertulis di ringkasan yang dipakai.

Satu hal yang tetap terbuka adalah laga PSS. Sampai pukul 14.30 WIB pada Selasa, skor Borneo tidak ditulis. Bhayangkara sudah selesai dan tetap 11.

Scroll to Top