Bhayangkara Kalah 0-2 di Jatidiri, Bruzon Sebut Serangan Belum Efektif

Rekor tak terkalahkan Bhayangkara terhenti di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (30/10/2026). Java United menang 2-0 pada pekan kedelapan BRI Super League lewat gol Yakob Sayuri menit ke-11 dan Lukas Brambilla menit ke-88.

Stadion Jatidiri, Semarang
Stadion Jatidiri, Semarang. Foto Nodanodaboo, CC BY-SA 4.0. Bukan cuplikan laga 30 Oktober 2026.

Dua gol dari serangan balik

Sayuri membuka skor setelah menerima umpan Ciro Alves dari sisi kanan. Bhayangkara, yang sebelumnya belum kalah dalam tujuh laga, tidak mampu membalas sampai Brambilla menutup laga pada menit ke-88. ILeague dan Detik sama-sama mencatat kedua menit itu.

The Guardians of Saburai sebenarnya memegang bola lebih banyak. ILeague menulis penguasaan 64 persen dan 15 tembakan ke gawang Jorge Meurer. Firza Andika mendapat ruang di kotak penalti pada menit ke-59, tetapi tendangannya tidak mengarah ke gawang. Moussa Sidibe juga melepaskan tembakan di menit akhir dan tidak berbuah gol.

Bagi Java United, ini kemenangan kandang yang memperpanjang catatan tak terkalahkan di Jatidiri. ILeague sebelumnya mencatat tiga kemenangan dan satu imbang dari empat laga kandang mereka musim ini. Pelatih tuan rumah adalah Fabio Lefundes.

Bruzon: dominasi tidak cukup

Oscar Bruzon, pelatih Bhayangkara, mengakui anak asuhnya membuka laga dengan baik. “Kami mengontrol permainan, bermain di area lawan, dan menciptakan kesempatan pertama,” ujarnya dalam jumpa pers yang dikutip ILeague.

Gol Sayuri mengubah wajah pertandingan. “Lewat skema counter attack, lawan memanfaatkan celah di sisi kanan kami dan berhasil mencetak gol pembuka. Dari situ, permainan menjadi lebih sulit,” kata Bruzon. Ia juga menyebut penyelesaian di sepertiga akhir belum efektif, termasuk kontribusi pemain sayap Dejan dan Allano yang menurutnya kurang maksimal hari itu.

“Lawan berhasil mengapitalisasi dua peluang yang mereka miliki menjadi gol melalui serangan balik. Di sepak bola dominasi saja tidak cukup, yang terpenting adalah memenangkan pertandingan,” tutup pelatih asal Spanyol itu.

Kekalahan pertama musim ini membuat Bhayangkara tetap di 11 poin, kini dari delapan laga. Java United naik ke 10 poin dan, di klasemen situs, berada di atas Persik yang sama-sama 10 karena unggul jumlah gol. Tabel lengkapnya ada di klasemen BRI Super League.

Scroll to Top