
Indonesian Premier League — Hasil Ligue 1 Olympique Lyonnais Vs Nice berakhir 2-1 di Groupama Stadium, Minggu (18/10/2026). Pavel Sulc dan Tanner Tessmann mencetak gol bagi Lyon. Elye Wahi merobek gawang tuan rumah untuk Nice.
Lyon sempat tertinggal, membalik skor sebelum istirahat, lalu bertahan dengan sepuluh pemain setelah Keito Nakamura diganjar kartu merah menit ke-70. Gol Wahi di injury time dianulir VAR karena offside.
Wahi unggul, Lyon balik sebelum istirahat
Elye Wahi membuka skor menit ke-18 dari umpan Jonathan Clauss. Lyon merespons cepat: Sulc menyamakan menit ke-32 setelah rebound tembakan Julien Duranville, lalu Tessmann membawa unggul menit ke-36 lewat sundulan dari umpan Zachary Athekame. Skor babak pertama 2-1 untuk tuan rumah.
Paulo Fonseca melakukan rotasi besar setelah laga Europa. Meski banyak perubahan personel, Lyon tetap mampu menemukan ketajaman di fase penting babak pertama.
Nice tekan, Nakamura merah, VAR selamatkan Lyon
Babak kedua dikuasai Nice. Axel Witsel menabrak mistar, Wahi mengenai tiang, dan sejumlah peluang lain gagal dikonversi. Nakamura diganjar kartu merah menit ke-70 karena pelanggaran berbahaya. Di injury time, gol Wahi dianulir karena offside setelah tinjauan VAR. Lyon bertahan hingga peluit panjang.
Fonseca menekankan ketahanan mental setelah bermain dengan sepuluh pemain. Groupama Stadium kembali menjadi benteng penting OL musim ini. Nice pantas menyesal karena banyak peluang gagal dikonversi.
Lyon puncaki Ligue 1
Kemenangan ini mengangkat Lyon ke puncak klasemen. Lima klub mengoleksi 14 poin: Lyon memimpin pada selisih gol, diikuti Paris Saint-Germain, Paris FC, Lille, dan Monaco. Persaingan gugus atas membuat setiap hasil terasa mahal.
Pembaca hasil Lyon versus Nice dapat menjadikan skor 2-1 serta nama Sulc dan Tessmann sebagai inti berita. Anulir gol Wahi di injury time menegaskan betapa tipis batas antara satu dan tiga poin di Ligue 1 musim ini.
Persaingan lima klub di angka 14 poin
Lyon memimpin Ligue 1 berkat selisih gol terbaik di antara lima klub yang sama-sama mengoleksi 14 poin. PSG, Paris FC, Lille, dan Monaco berada tepat di belakang. Format persaingan seperti ini membuat setiap kemenangan kandang terasa sangat berharga.
Nice layak mendapat pujian atas intensitas babak kedua. Mereka menciptakan peluang beruntun dan hampir menyamakan kedudukan di injury time. Keputusan VAR yang menganulir gol Wahi menjadi penentu nasib tiga poin. Lyon bertahan dengan blok rendah setelah Nakamura diusir.
Fonseca mendapatkan hasil positif meski rotasi besar. Sulc dan Tessmann menjadi pahlawan babak pertama, sementara lini belakang dan kiper menjaga keunggulan saat Nice mendominasi. Groupama Stadium kembali menjadi faktor penting bagi OL.
Pembaca hasil Lyon versus Nice cukup mengingat skor 2-1, gol Sulc dan Tessmann, kartu merah Nakamura, serta fakta Lyon naik ke puncak klasemen Ligue 1.
