Hasil Serie A Roma Vs Cagliari 4-2: Roma 21 Poin

Roma menang 4-2 atas Cagliari di Stadio Olimpico pada Selasa, 27 Oktober 2026. Kick-off pukul 20.45 waktu Italia, atau 02.45 WIB pada Rabu. Nzola membawa Cagliari unggul dari penalti. Lulli dan Pisilli membalikkan kedudukan pada babak pertama. Maldini menyamakan pada babak kedua, sebelum Mora dan Malen menutup. Roma mengumpulkan 21 poin.

Camp Nou, 2005
Bagian dalam Camp Nou, 2005. Foto Mutari, domain publik. Roma menang 4-2 di Olimpico, bukan di Barcelona.

Nzola, Lulli, Pisilli, lalu tiga gol babak kedua

Sky menulis penalti untuk Cagliari pada menit ke-9 setelah tangan Pisilli di dalam kotak. Nzola mencetak gol dari titik penalti dan membuat Gollini salah sisi. Pada menit ke-15 Roma menyamakan: Molina mengumpan silang dan Lulli menyundul. Pada menit ke-22 Lulli kembali terlibat, kali ini sebagai pengumpan, dan Pisilli mencetak gol 2-1. ANSA menulis urutan yang sama tanpa mengunci setiap menit: Nzola membuka, Lulli dan Pisilli membalik, Maldini membuat 2-2, lalu Mora dan Malen menutup.

Pada babak kedua Sky menulis Daniel Maldini menyamakan pada menit ke-81 dari umpan Obert. Keunggulan Cagliari itu tidak bertahan. Mora menyundul umpan Ghilardi yang baru masuk. Malen menutup pada menit ke-87, lagi dari Mora. Tabellino Sky menulis menit babak pertama 9, 14, dan 21, serta menit babak kedua 37, 40, dan 43. Selisih satu menit dengan narasi 9, 15, 22, 81, dan 87 tidak digabung. Artikel ini memakai narasi untuk jalannya gol dan menyebut tabellino sebagai daftar yang beda satu angka.

ESPN menulis penonton 61.780. Angka itu tidak ada di cuplikan ANSA yang dipakai, jadi tetap angka ESPN. Wasit tidak disebut di kedua cuplikan. Satu kartu kuning untuk Rodriguez ada di tabellino Sky. Tidak ada kartu merah di daftar itu.

Tabellino Sky menulis Roma 3-4-2-1: Gollini, Mancini, NDicka, Koulierakis, Lulli, De Roon, Pisilli, Molina, Cristante, Soule, Castro. Pelatih Gasperini. Cagliari 5-4-1: Caprile, Ze Pedro, Sugawara, Mina, Rodriguez, Obert, Romano, Deiola, Adopo, Fadera, Nzola. Pelatih Pisacane. Pergantian yang tertulis, termasuk Ghilardi, Mora, Wesley, Maldini, dan Mendy, tidak ditambah sebagai pencetak di luar enam nama gol.

21 poin, di belakang Lazio dan Inter

Roma sebelumnya 18 poin dari delapan laga, gol 19-6, selisih plus 13, imbang angka dengan Milan. Kemenangan 4-2 membuat sembilan laga, enam menang, tiga seri, nol kalah, gol 23-8, selisih plus 15, 21 poin. Cagliari sebelumnya 13 poin dari delapan laga, gol 6-9, selisih minus 3. Kekalahan membuat sembilan laga, empat menang, satu seri, empat kalah, gol 8-13, selisih minus 5, tetap 13 poin.

ANSA menulis Roma 21, di belakang Lazio 25 dan Inter 22. Como 20. Torino dan Cagliari tetap 13. Lazio sudah selesai 6-2 pada sore yang sama. Inter belum bermain. Milan tetap 18 dari delapan laga, selisih plus 9, jadi di bawah Como yang 20. Selisih Roma plus 15 sama dengan selisih Lazio plus 15, tetapi poinnya 21 lawan 25. Head-to-head tidak diperlukan untuk memisahkan mereka.

Cagliari yang 13 sekarang selisihnya minus 5, di bawah Torino yang juga 13 dengan selisih nol setelah kalah 1-3 dari Como. Frosinone dan Juventus tetap 14, di atas kedua tim 13 itu. Napoli tetap 11. Empat angka memisahkan Roma dari Lazio. Satu angka memisahkan Roma dari Inter yang masih bisa menjadi 25, 23, atau tetap 22 pada Rabu malam.

Yang tidak berubah di luar Olimpico

Sassuolo tetap 8 poin setelah kebobolan enam. Bologna tetap 8 dengan selisih lebih baik. Atalanta, Lecce, Monza, Genoa, Udinese, Fiorentina, Parma, dan Venezia tidak bermain pada Selasa. Liga Champions Roma tidak berubah karena laga ini liga domestik. Empat poin Roma di cuplikan Eropa tetap angka matchday yang sudah selesai, bukan 21.

Genoa menjamu Juventus pada pukul 02.45 WIB Kamis. Roma tidak ada di daftar itu. Poin 21 sudah final untuk laga Selasa. Jadwal berikutnya Roma tidak ditulis di sini karena daftar akhir pekan yang dicek tidak mengunci lawan Roma pada satu baris yang sama dengan waktu WIB.

21 poin di antara 25 dan 20

Lazio 25, Inter 22, Roma 21, Como 20, Milan 18. Empat angka ke Lazio. Satu angka dari Inter yang belum bermain. Satu angka di atas Como yang sudah selesai. Tiga angka di atas Milan yang masih bisa menyamai 21 malam ini. Frosinone dan Juventus 14. Torino dan Cagliari 13, dengan Torino selisih nol di atas Cagliari yang minus 5. Napoli 11. Tidak ada dari mereka yang menyalip Roma pada Rabu siang.

Enam pencetak tetap enam. Penonton 61.780 tetap angka ESPN. Menit narasi dan tabellino tidak digabung. Liga Champions tidak menjadi 21. Persib pukul 19.15 tidak mengubah Olimpico. PSS 1-2 juga tidak. Dua kompetisi itu selesai di tabelnya sendiri.

Papan di sekitar Roma: Lazio 25, Inter 22, Roma 21, Como 20, Milan 18, Frosinone 14, Juventus 14, Torino 13, Cagliari 13, Napoli 11. Atalanta 10, Lecce 9, Bologna 8, Sassuolo 8, Monza 7, Genoa 7, Udinese 4, Fiorentina 4, Parma 4, Venezia 3. Roma belum bisa disusul Juventus dalam satu laga, karena 14 ditambah 3 menjadi 17. Milan yang 18 ditambah 3 menjadi 21 dan baru bisa menyamai, bukan melewati, kalau menang. Inter yang 22 ditambah 3 menjadi 25 dan baru menyamai Lazio, bukan Roma. Empat kalimat itu menjaga 21 sebagai angka yang sudah final dan tempat sebagai angka yang masih punya tetangga belum selesai.

Gasperini dan Pisacane adalah dua pelatih di tabellino Sky. Gollini dan Caprile adalah dua penjaga gawang di daftar yang sama. Enam gol tetap enam. Tidak ada gol ketujuh. Kartu Rodriguez tidak mengubah 4-2. Penonton 61.780 tidak mengubah 21 poin. Cagliari tetap 13 dengan selisih minus 5, di bawah Torino yang selisihnya nol. Roma tetap belum kalah dalam sembilan laga liga.

Roma 21 sudah final sebagai angka.

Cagliari tetap 13 dengan selisih minus 5.

Torino yang selisihnya nol tetap di atas Cagliari.

Milan bisa menyamai 21 kalau menang, belum bisa melewati.

Juventus tidak bisa menyentuh 21 dalam satu laga.

Inter yang menjadi 25 menyamai Lazio, bukan Roma.

Liga Champions tidak ditambahkan ke 21 poin liga.

Foto dan sumber

Foto Lulli, Pisilli, atau Nzola berseragam klub pada 27 Oktober tidak dipasang. Gambar di artikel ini adalah bagian dalam Camp Nou pada 2005, karya Mutari, domain publik. Laga 4-2 dimainkan di Olimpico, Roma, bukan di Barcelona. Stadion pada foto juga sudah berubah sejak 2005.

Sumber jalannya gol adalah Sky dan ANSA. Penonton mengikuti ESPN. Menit narasi dan menit tabellino tidak digabung. Klasemen 21 mengikuti penambahan 4-2 ke baris Roma, lalu dicek ke kalimat ANSA.

Tabel yang dipakai situs ada di Klasemen Serie A.

Scroll to Top