Dewa United Menang 2-1, Persija Tetap 18 Poin

Dewa United menutup Sabtu 31 Oktober 2026 dengan kemenangan 2-1 atas Persija di Stadion Internasional Banten. Skor itu menggeser peta puncak BRI Super League tanpa menumbangkan juara bertahan klasemen: Persija tetap 18 poin, Dewa naik ke 17.

Jakarta International Stadium, 25 Maret 2022
Jakarta International Stadium, 25 Maret 2022. Foto Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, domain publik. Laga 2-1 dimainkan di Stadion Internasional Banten.

Laga ini adalah pekan kedelapan bagi kedua tim. Persija datang sebagai pemuncak dengan enam kemenangan dan satu kekalahan dari tujuh laga, selisih gol +11. Dewa ada di urutan kedua dengan 14 poin, empat menang, dua imbang, satu kalah. Selisih tiga angka di papan atas membuat satu hasil di Banten langsung mengubah jarak antar mereka.

Apa yang berubah di papan

Kekalahan menambah satu angka di kolom kalah Persija. Main menjadi 8, menang tetap 6, kalah menjadi 2, gol 20-10, selisih +10, poin tetap 18. Mereka mencetak satu gol dan kebobolan dua. Puncak tidak berpindah, tetapi bantalan selisih gol yang sempat +11 menyusut jadi +10.

Dewa menambah satu kemenangan. Main 8, menang 5, imbang 2, kalah 1, gol 15-12, selisih +3, poin 17. Jarak ke Persija tinggal satu angka. Sebelum tendangan pertama, jarak itu tiga angka. Satu malam di Banten memotong dua angka sekaligus karena pemuncak tidak menambah poin.

Di bawah mereka, Bali United dan Madura United sama-sama sampai di 16 poin pada hari yang sama. Persita menyusul di 15. Lima tim teratas kini terpisah hanya tiga angka. Pekan depan, satu hasil saja bisa menukar urutan dua sampai lima tanpa menyentuh Persija, atau justru menjatuhkan Persija jika mereka kembali kalah dan yang di bawah menang.

Kenapa satu gol tamu tidak cukup

Persija tetap memimpin karena 18 lebih besar dari 17. Urutan di situs ini memakai poin, lalu selisih gol, lalu jumlah gol. Head-to-head tidak dipakai untuk menggeser baris. Persija unggul poin, jadi selisih gol tidak perlu dibandingkan dengan Dewa untuk menentukan siapa di atas.

Yang perlu dibanding adalah kualitas kemenangan itu untuk sisa musim. Dewa kini punya lima kemenangan dari delapan laga dan hanya satu kekalahan. Persija punya enam kemenangan, tetapi dua kekalahan dan tidak punya hasil imbang. Pola itu membuat Persija lebih fluktuatif di kolom kalah, sementara Dewa punya dua hasil imbang sebagai penyangga.

Gol masuk dan gol kebobolan juga bergerak. Persija yang sempat kebobolan 8 dari 7 laga kini kebobolan 10 dari 8. Dewa yang sempat kebobolan 11 kini 12, dan gol mereka naik dari 13 menjadi 15. Pertahanan Persija masih lebih rapat jika diukur dari selisih +10 lawan +3, tetapi laju kebobolan pada laga ini sama-sama dua gol untuk tuan rumah dan satu untuk tamu.

Posisi yang tidak ikut bergerak

Persebaya tetap 13 poin dari 8 laga, dengan selisih +3 dan 10 gol. Persib juga 13, tetapi dari 7 laga, selisih +3, dan 9 gol. Karena jumlah gol Persebaya lebih banyak, Persib ada di bawahnya. Keduanya tidak bermain pada Sabtu malam, jadi baris mereka beku sementara puncak bergeser di atas kepala mereka.

Bhayangkara tetap 11, Java United tetap 10. Persik Kediri masih 10 poin tetapi selisihnya jatuh ke -2 setelah kalah 1-5 dari Persita pada hari yang sama. Arema, Borneo, dan PSM sama-sama 9 poin dengan selisih yang berbeda: Arema 0, Borneo -1, PSM -4. Zona itu tidak berubah gara-gara hasil Banten, tetapi hasil lain pada Sabtu yang sama mengisi ulang baris 10 sampai 13.

Empat tim terbawah tidak tersentuh laga ini. PSS 4, Isenmulang 3, PSIM dan Persijap 2. Garudayaksa 5. Batas zona degradasi di tabel situs ini mulai dari peringkat 16, dan Isenmulang ada di sana. Laga Banten tidak menambah atau mengurangi tekanan itu.

Minggu yang masih terbuka

Tiga laga BRI belum dimulai ketika hasil Banten dikunci. Persib menjamu Isenmulang Minggu 1 November pukul 15.30 WIB di Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. PSIM menjamu Borneo pada jam yang sama. Garudayaksa menjamu PSS pukul 19.00 WIB di Pakansari. Tidak ada skor untuk ketiganya di laporan ini.

Persib yang menang akan ke 16 poin, melewati Persebaya yang tetap 13 dan Persita yang 15, lalu menempel Bali dan Madura. Persib yang kalah tetap 13 dan membiarkan Isenmulang naik dari 3. PSIM yang menang akan keluar dari dua poin. PSS yang menang di Pakansari akan menjauh dari dasar. Semua itu masih jadwal, bukan hasil.

Buat Dewa, Senin pagi terasa lebih dekat ke puncak daripada Sabtu pagi. Satu poin di belakang Persija, dengan laga yang sudah selesai, sementara tiga tim di bawah masih punya pertandingan pada hari yang sama di kalender Minggu. Buat Persija, 18 poin tetap yang terbanyak. Yang menyusut adalah rasa aman di selisih gol dan jarak angka.

Satu angka yang tersisa

Satu poin adalah jarak yang paling tipis di papan atas musim ini. Persija tidak bisa lagi memperlakukan 18 sebagai angka yang jauh. Dewa tidak bisa memperlakukan 17 sebagai angka yang aman, karena Bali dan Madura sudah 16, dan Persita 15, semuanya dari laga yang selesai pada hari yang sama. Empat tim di belakang Dewa hanya butuh satu kemenangan untuk menempel atau melewati, tergantung siapa yang mereka hadapi dan apakah Dewa sendiri menambah poin.

Pola delapan laga Dewa sekarang 5-2-1. Dua hasil imbang itu menahan mereka di bawah Persija hari ini, dan sekaligus menahan mereka agar tidak jatuh lebih dalam pada pekan-pekan sebelumnya. Persija 6-0-2 tidak punya imbang sama sekali. Setiap laga Persija sejauh ini selesai dengan tiga poin atau nol. Malam di Banten masuk ke kolom nol. Stadion Internasional Banten adalah tempat dua gol tuan rumah itu dicetak.

Angka lengkap ada di klasemen BRI Super League. Urutan memakai poin, lalu selisih gol, lalu jumlah gol. Laga Minggu siang belum masuk.

Scroll to Top