
Indonesian Premier League — Torino mengalahkan Parma 3-0 di Stadio Ennio Tardini, Senin (19/10/2026). Giovanni Simeone mencetak dua gol, menit ke-4 dan menit ke-69. Che Adams menambah pada babak pertama. Football Italia mencatat gol Adams pada menit ke-24, sementara situs resmi Torino menuliskan menit ke-25. Alberto Gilardino melatih Parma, Ignazio Abate melatih Torino.
Simeone membuka skor sangat cepat. Adams menggandakan setelah bola membelok di dalam kotak penalti. Parma mencoba lewat Maximo Romero dan Diego Carlos, tetapi kiper Lucas Perri menepis keduanya. Babak pertama berjalan dengan Torino yang lebih tenang dalam jarak antar lini.
Di babak kedua Parma lebih berani. Toure nyaris memperkecil ketertinggalan. Simeone kemudian melepaskan tembakan kanan dari luar kotak, sekitar 25 sampai 30 meter, yang masuk dan membuat skor 0-3 pada menit ke-69. Gol itu mematahkan momentum tuan rumah.

Sepuluh menit sebelum akhir, upaya Frigan yang mengoreksi tembakan Diallo dianulir VAR karena offside. Keputusan itu menutup harapan Parma untuk mempermalukan Torino. Wasit Giovanni Ayroldi meniup peluit akhir dengan kemenangan telak tamu.
Gilardino mengakui 30 menit pertama buruk: anak asuhnya terlambat pada bola kedua dan jarak antar lini terlalu lebar. Enrico Delprato mengatakan dua gol awal merusak laga, dan reaksi babak kedua tidak cukup karena gol ketiga datang saat Parma sedang membaik.
Menurut Gazzetta dello Sport, kemenangan ini membuat Torino menyamai poin Napoli di angka 10 dan hanya tertinggal satu angka dari Juventus. Itu posisi tengah klasemen, bukan puncak. Inter dan Lazio masih berada di papan atas Serie A dengan koleksi yang jauh lebih tinggi.
Sehari sebelumnya AC Milan menang 3-2 atas Atalanta di San Siro dan naik ke 15 poin. Kontrasnya jelas: Milan harus bertahan dari comeback, Torino mengunci laga sejak menit awal di Tardini. Dua gaya berbeda, sama-sama menghasilkan tiga poin.

Susunan Torino memakai 3-5-2 dengan Perri di bawah mistar, Simeone dan Adams sebagai dua penyerang. Parma juga 3-5-2 dengan Corvi, Romero, dan Toure. Abate memutar skuad di babak kedua, termasuk masuknya Aboukhlal, Casadei, dan Kulenovic.
Kartu kuning diterima Diego Carlos, Ardian Ismajli, Britschgi, Pietro Comuzzo, dan Troilo. Tidak ada kartu merah. Laga relatif tertib, dan kualitas penyelesaian Simeone yang membedakan kedua tim.
Bagi pembaca yang membandingkan liga, Borussia Monchengladbach yang masih nol poin setelah kalah dari Hoffenheim menunjukkan betapa mahalnya start buruk. Parma belum seburuk itu, tetapi dua gol dalam setengah jam pertama adalah pola yang harus dihentikan Gilardino.
Jadwal Parma berikutnya adalah lawatan ke markas Lazio pada Sabtu 24 Oktober pukul 20.45 waktu setempat. Torino sebaliknya bisa membawa kepercayaan diri dari dua gol Simeone dan satu gol Adams.
Kesimpulan: Parma 0-3 Torino. Simeone dua gol, Adams satu gol. VAR menganulir gol Frigan. Gilardino meminta timnya membangun dari reaksi babak kedua, bukan dari ketakutan 30 menit awal.
Ini laga kandang pertama Alberto Gilardino bersama Parma. Ia menggantikan Cuesta dan masuk ke Tardini setelah Parma kalah 0-3 di kandang Inter. Empat poin membuat Parma berada di zona merah. Torino, yang seminggu sebelumnya menang atas Udinese, mencatat hasil positif ketiga beruntun dan naik ke 10 poin. MediaSet menulis Simeone tidak mencetak gol sejak laga Coppa Italia lawan Carrarese pada Agustus, lalu langsung dua gol di Parma.
Gol pertama lahir menit ke-4. Rafik Belghali mengirim umpan silang dari kanan, Simeone menyambut dengan kaki kiri ke sudut atas, melewati Corvi. Gol kedua dicatat menit ke-24 oleh Football Italia: tembakan Simeone diblok, Che Adams menyundul bola rebound, dan gol itu lolos pemeriksaan offside VAR. Situs resmi Torino menuliskan menit ke-25. Pencetak golnya tidak berubah. Pada menit ke-69 Belghali lagi yang memberi bola, Simeone melepaskan tembakan dari luar kotak ke sudut atas.
Kiper Torino yang menepis upaya Parma adalah Lucas Perri, bukan nama lain. Ia menahan tembakan David Romero, sundulan Diego Carlos, dan upaya Giovanni Fabbian sebelum istirahat. Enrico Delprato melebar dari jarak dekat. Di babak kedua Gilardino memasukkan Dominik Drobnic dan Simone Lontani pada istirahat. El Bilal Toure menyundul melebar, Romero melengkung tipis di sisi gawang, lalu Matija Frigan melihat golnya dianulir VAR karena offside beberapa sentimeter. Parmalive menempatkan Parma tetap pada empat poin.
Ignazio Abate memutar skuad di babak kedua, termasuk Aboukhlal, Casadei, dan Kulenovic. Tidak ada kartu merah. Kuning diterima Diego Carlos, Ardian Ismajli, Britschgi, Pietro Comuzzo, dan Troilo. Tiga poin ini tidak membawa Torino ke perebutan scudetto, tetapi menghentikan kesan bahwa giliran Gilardino langsung membereskan Parma di kandang sendiri.
Football Italia mencatat Parma absen Hans Nicolussi Caviglia, Pontus Almqvist, dan Elphege yang menjalani operasi usus buntu. Adrian Bernabe kembali ke lini tengah, Giovanni Fabbian ikut starter. Torino absen Niccolo Fortini dan Emirhan Ilkhan, dengan Ardian Ismajli masuk menggantikan Ricardo Rodriguez. Che Adams sempat melepaskan voli yang diblok pada menit pertama, lalu Saul Coco menyundul melebar dari tendangan sudut. Sascha Britschgi kena kuning karena simulasi. Lucas Perri masih menahan tembakan Bernabe dan Mariano Troilo di babak kedua. Gol ketiga Simeone datang saat Parma sedang menekan, sehingga reaksi babak kedua tidak sempat berubah menjadi angka. Wasit Giovanni Ayroldi menutup laga 0-3 tanpa kartu merah.
