
Indonesian Premier League — AC Monza mengalahkan Cagliari 4-0 di U-Power Stadium atau Stadio Brianteo, Senin (19/10/2026). Eddy Kouadio mencetak gol menit ke-39, Gustavo Varela menambah menit ke-47 dan ke-79, Jay Robinson menyarangkan gol menit ke-66.
Cagliari datang dengan rentetan hasil positif dan dalam enam laga sebelumnya tidak pernah kebobolan lebih dari satu gol. Malam ini rekor itu pecah. Monza naik ke tujuh poin. Varela membawa koleksi gol liganya menjadi enam pada musim ini.
Babak pertama awalnya milik Cagliari dalam hal peluang. MBala Nzola lolos satu lawan satu, tetapi kiper Noel Tornqvist menutup tembakan. Sekitar menit ke-30 Bamba Mendy juga dihadang kiper yang sama. Romano melepaskan tembakan kiri dari luar kotak yang meleset tipis.

Kouadio membuka skor lima menit sebelum istirahat. Dany Mota mengirim umpan vertikal, Kouadio berlari ke ruang kosong dan melepaskan tembakan kanan yang melewati kaki Elia Caprile. Skor babak pertama 1-0 untuk Monza.
Dua menit setelah restart Varela menggandakan. Umpan dari Foe-Ondoa diselesaikan dengan tembakan diagonal kanan. Pada menit ke-66 Varela beralih menjadi pengumpan: Robinson menerobos kotak dan menembak melewati Caprile. Menit ke-72 Andrea Colpani mengenai tiang. Menit ke-79 Varela paling cepat menyambar bola setelah tembakan Robinson membentur tiang. Skor 4-0.
Tornqvist mencatat clean sheet. Selain dua penyelamatan awal, ia masih kebagian menepis upaya Kevin Carlos di menit akhir. Ivan Juric mendapat kemenangan kandang yang meyakinkan. Laporan resmi Cagliari mencantumkan Murelli sebagai pelatih. Empat gol kebobolan memutus rentetan tim yang sebelumnya rapat.
Hasil ini tidak menggusur papan atas. Inter masih menjadi patokan klasemen Serie A, dan Lazio menyamai mereka di angka 19 poin setelah menghajar Juventus. Monza dengan tujuh poin baru keluar dari kelompok bawah, bukan masuk perebutan scudetto.

Sehari sebelumnya Milan menang dramatis 3-2 atas Atalanta. Dua hasil itu menunjukkan Serie A pekan ketujuh tidak hanya tentang dua tim puncak. Tim papan tengah seperti Monza mampu menghukum tamu yang sedang percaya diri.
Varela layak menjadi nama utama laporan. Dua gol plus satu assist dalam satu malam menjelaskan lonjakan enam gol liga. Robinson dan Kouadio melengkapi trio pencetak gol. Cagliari, yang menempatkan Nzola sebagai starter, menyesali dua peluang besar yang dihabisi Tornqvist.
Pola yang sama terlihat di liga lain. Lyon menang 2-1 atas Nice juga lahir dari efisiensi babak pertama, lalu bertahan. Monza bahkan menambah gol di babak kedua sehingga tidak memberi Cagliari ruang untuk comeback.
Cagliari selanjutnya menjamu Bologna di Unipol Domus. Monza akan mencoba menjaga clean sheet yang baru pertama kali mereka raih musim ini. Tujuh poin memberi jarak dari zona merah, tetapi belum aman.
Kesimpulan: Monza 4-0 Cagliari. Kouadio, dua gol Varela, Robinson. Tornqvist tidak kebobolan. Rentetan hasil positif Cagliari terhenti di Brianteo.
Situs AC Monza menyebut 4-0 sebagai kemenangan terbesar mereka di Serie A dan kemenangan kandang kedua beruntun. Lebih dari sepuluh ribu penonton ada di Brianteo, termasuk presiden Lauren Crampsie. Eddy Kouadio mencetak gol Serie A pertamanya. Klub menulis ia dipanggil Roberto Mancini ke timnas pada jeda internasional terakhir, lalu memanfaatkan umpan vertikal Dany Mota.
Laporan resmi Cagliari memasang menit gol 39 untuk Kouadio, 47 dan 79 untuk Gustavo Varela, serta 66 untuk Jay Robinson. Narasi Monza sempat membulatkan gol pertama ke menit ke-40. Varela, pada gol menit ke-47, mencapai gol liga kelima dalam tujuh laga dan gol ketujuh musim ini menurut klub. Gol menit ke-79 membuat koleksi liganya menjadi enam. Ia juga memberi assist untuk Robinson. Andrea Colpani mengenai tiang menit ke-72 setelah masuk menggantikan Dany Mota pada menit ke-64.
Laporan Cagliari mencantumkan Murelli sebagai pelatih di pinggir lapangan, dengan susunan Caprile, Ze Pedro, Mina, Rodriguez, Obert, Romano, Winks, Adopo, Maldini, Nzola, dan Mendy. Monza menurut lembar Serie A: Tornqvist, Kouadio, Goglichidze, Andrea Carboni, Birindelli, Foe-Ondoa, Akinsanmiro, Mangas, Robinson, Dany Mota, dan Varela, formasi 3-4-2-1 di bawah Ivan Juric. Kartu kuning: Winks menit 76, Fadera dan Birindelli menit 82.
Tornqvist menepis peluang Nzola pada menit ke-20 dan tembakan dekat Mendy pada menit ke-27, lalu masih kebagian menahan Kevin Carlos di akhir laga. Cagliari selanjutnya menjamu Bologna di Unipol Domus pada Sabtu. Monza bertandang ke markas Torino pada Jumat 23 Oktober. Tujuh poin membuat mereka melewati enam tim di bawah, tetapi belum menyentuh kelompok yang sudah mengumpulkan belasan angka.
Babak pertama sempat seimbang. Dany Mota melepaskan tembakan dari luar kotak pada menit ke-5 yang melebar, Romano membalas pada menit ke-16, dan Elia Caprile menahan Dany Mota pada menit ke-17. Umpan silang Jay Robinson pada menit ke-29 nyaris berbuah gol bunuh diri Mina. Gustavo Varela menyiapkan bola untuk Mangas pada menit ke-44, tetapi bek tamu duluan. Di babak kedua Obert mencoba tembakan yang ditutup Goglichidze, lalu Dany Mota pada menit ke-50 dihadang Caprile.
Klub Monza menulis Cagliari kebobolan tiga gol pada malam ini setelah hanya kebobolan tiga pada enam laga pertama. Ivan Juric memberi applaus berdiri saat Varela diganti Cutrone dan masuk bersama Bakoune, lalu memasukkan Forson di akhir laga. Malam 4-0 itu menghentikan Cagliari yang sebelumnya tidak pernah kebobolan lebih dari satu gol dalam enam pertandingan.
