Hasil Serie A Juventus Vs Lazio 0-3: Provstgaard dan Isaksen Hajar Bianconeri

Allianz Stadium Turin
Allianz Stadium di Turin, markas Juventus.

Indonesian Premier League — Lazio mengalahkan Juventus 3-0 di Allianz Stadium, Minggu (18/10/2026). Oliver Provstgaard menyundul gol menit ke-37 dari umpan Mattia Zaccagni. Gustav Isaksen menambah menit ke-66 dari assist Nuno Tavares. Fisayo Dele-Bashiru menutup menit ke-89 dari umpan Andrea Pinamonti.

Gattuso membawa Lazio ke 19 poin, sejajar dengan Inter di puncak dan unggul pada selisih gol yang masih membuat Inter berada di atas. AFP mencatat 19 poin setelah tujuh laga adalah start terbaik Lazio, melampaui 17 poin Sven-Goran Eriksson pada awal musim scudetto 1999/2000. Juventus tertinggal di angka 11 poin, posisi delapan, delapan angka dari puncak, dan hanya satu kemenangan dari lima laga liga terakhir.

Provstgaard, bek tengah berpostur tinggi, menyambar umpan silang Zaccagni dan menyundul ke pojok jauh di antara Bremer dan Jhon Lucumi. Isaksen kemudian memotong ke dalam dan menempatkan bola ke tiang jauh, melewati Guglielmo Vicario. Dele-Bashiru, pemain pengganti, membawa bola dari setengah lapangan sendiri sebelum menggulirkannya ke gawang.

Allianz Stadium malam hari
Allianz Stadium pada malam hari. Foto ini bukan dari laga Juventus versus Lazio 18 Oktober 2026.

Juventus sempat merasa mencetak gol lewat Randal Kolo Muani pada menit ke-24, tetapi VAR menganulir karena offside. Di babak kedua Nick Woltemade nyaris menyamakan, tembakannya mengenai tiang. Sundulan Kolo Muani juga melambung di atas mistar. Peluang itu tidak cukup untuk menahan laju Lazio.

Pendukung Juventus meniup peluit kecewa saat timnya turun. Luciano Spalletti tidak memimpin dari pinggir lapangan karena skorsing. Gazzetta dello Sport mencatat bangku teknis diisi Domenichini. Gattuso meminta skuadnya tidak berubah gaya karena 19 poin bisa cepat turun jika Lazio lengah.

Line-up Lazio menempatkan Christos Mandas di gawang, Provstgaard di jantung pertahanan, serta Isaksen, Tijjani Noslin, dan Mattia Zaccagni di depan. Juventus menurunkan Vicario, Bremer, Kolo Muani, dan Weston McKennie. Pergantian termasuk Woltemade, Francisco Conceicao, dan Edon Zhegrova.

Hasil ini mengubah cara membaca klasemen. Artikel klasemen yang menempatkan Inter di depan dengan Roma dan Lazio menguntit kini perlu diperbarui: Lazio sudah sejajar Inter. Milan yang menang 3-2 atas Atalanta berada di belakang mereka dengan 15 poin.

Penonton Allianz Stadium
Suasana tribun Allianz Stadium. Foto ini menampilkan atmosfer stadion, bukan laga 18 Oktober 2026.

Delapan angka yang memisahkan Juventus dari puncak bukan jarak yang mustahil di bulan Oktober, tetapi kekalahan kandang 0-3 memperbesar tekanan. Bianconeri hanya menang satu dari lima laga liga terakhir. Bola mati lawan dan transisi Isaksen menjadi dua lubang yang terlihat jelas.

Provstgaard jarang menjadi nama utama sebelum laga ini. Sundulannya mengubah cerita menjadi tentang dua pemain Denmark: dia dan Isaksen. Dele-Bashiru menambahkan gol individu yang lahir karena Juventus sudah terbuka di menit akhir.

Pembaca yang juga mengikuti Liga Champions bisa mengaitkan jadwal ini dengan duel PSG versus Barcelona. Juventus tidak bermain di laga itu, tetapi hasil domestik menentukan kepercayaan diri skuad sebelum putaran Eropa berikutnya. Lazio sebaliknya membawa momentum ke kompetisi mana pun yang menanti.

Kesimpulan Allianz Stadium: Juventus 0-3 Lazio. Provstgaard, Isaksen, Dele-Bashiru. Lazio 19 poin sejajar Inter. Juventus 11 poin di posisi delapan. Gol Kolo Muani dianulir offside.

Gattuso benar ketika berkata timnya boleh disebut kejutan, tetapi pendekatan tidak boleh berubah. Satu malam di Turin tidak otomatis menjadi scudetto. Yang pasti, start tujuh laga ini adalah yang terbaik dalam sejarah modern Lazio.

Transfermarkt mencatat penonton 41.112 di Allianz Stadium dan wasit Davide Massa. Kick-off 20.45 waktu setempat. Gazzetta menuliskan Juventus 3-4-2-1: Guglielmo Vicario, Pierre Kalulu, Gleison Bremer, Jhon Lucumi, Zeki Celik, Douglas Luiz, Pape Sarr, Weston McKennie, Nico Gonzalez, Kerim Alajbegovic, dan Randal Kolo Muani. Lazio 4-3-3: Christos Mandas, Romano Floriani Mussolini, Josip Sutalo, Oliver Provstgaard, Nuno Tavares, Davide Frattesi, Reda Belahyane, Kenneth Taylor, Gustav Isaksen, Tijjani Noslin, dan Mattia Zaccagni.

Luciano Spalletti menonton dari tribune karena skorsing. Bangku teknis diisi Domenichini. Daftar absen Juventus meliputi Kenan Yildiz, Manuel Locatelli, Khephren Thuram, Jeff Ekhator, dan Kamil Grabara. Jeremie Boga tersedia lagi. Locatelli tidak masuk susunan dan tidak menjadi bagian dari cerita gol malam itu.

Provstgaard mencetak gol pertamanya untuk Lazio pada menit ke-37, menyundul umpan silang Zaccagni di antara Bremer dan Lucumi. Sebelum istirahat tembakan Tavares membentur Bremer lalu mengenai tiang. Nick Woltemade masuk saat turun minum. Isaksen pada menit ke-66 memotong ke dalam melewati Celik dari umpan datar Tavares dan menempatkan bola ke tiang jauh. Fisayo Dele-Bashiru, yang masuk menggantikan Taylor, menutup lewat kerja sama dengan Andrea Pinamonti pada menit ke-89.

Gol Kolo Muani sekitar menit ke-24 dianulir karena offside. Asisten langsung mengangkat bendera dan VAR mengonfirmasi. Il Messaggero juga mencatat protes Nico Gonzalez pada kontak dengan Taylor di tepi kotak, yang tidak diberi wasit. Taylor baru kena kuning pada menit ke-41 karena membuang waktu. Lazio mengumpulkan 19 poin dari 21 yang mungkin, sejajar Inter. Juventus 11 poin di posisi delapan.

Pergantian Juventus berjalan bertahap. Nick Woltemade menggantikan Kerim Alajbegovic pada menit ke-46. Edon Zhegrova dan Francisco Conceicao masuk pada menit ke-67 untuk Douglas Luiz dan Nico Gonzalez. Andrea Cambiaso menggantikan Zeki Celik pada menit ke-74, Jeremie Boga masuk menit ke-87 untuk Pape Sarr. Dua pemain Denmark, Provstgaard dan Isaksen, plus gol Dele-Bashiru, membuat malam di Turin milik Lazio. Inter tetap berada di atas jika selisih gol dihitung, tetapi angka 19 poin Lazio sudah sejajar.

Scroll to Top